Persahabatan Tanpa Pamrih di WNA

Menulis adalah terapi jiwa.
Menulis itu yoga nya jiwa.
Yah, itulah semboyan yang selalu digembar-gemborkan di ILO (infinity lovink). Yaitu satu komunitas beranggotakan kumpulan emak-emak yang memiliki hobi sama, yaitu menulis. Entah itu penulis fiksi maupun artikel. Berawal dari sebuah challenge menulis yang diselenggarakan selama 30 hari, di sinilah akhirnya kami semua dipertemukan.
Yang pada akhirnya, ada tahapan di mana pemenang 10 besar berhak masuk di grup khusus, yaitu writer and author group (WNA).

Di grup inilah, kami serasa menemukan teman, sahabat sekaligus seperti saudara sendiri. Bagaimana tidak, di sana bukan saja ilmu yang didapat, tapi juga rasa persaudaraan yang tulus tanpa rasa pamrih. Saling berbagi ilmu, pengetahuan tentang kepenulisan, pengalaman hidup dari tiap member dan hal-hal bermanfaat yang lainnya. Ketika ada salah satu member yang mengalami kesusahan atau duka mendalam, maka yang lain ikut mendoakan. Tak peduli meski kami berbeda profesi dan juga jarak yang menjadi pemisah di antara masing-masing member. Tapi rasa saling memiliki terhadap satu sama lain, menjadikan persahabatan ini terjalin dengan tulus.

Demikian juga saat kebahagiaan menyapa satu orang, maka yang lainnya turut merasakannya. Disinilah perahabatan tercipta, yang semoga kelak membawa manfaat bagi kami semua.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Menangkal Malas Menulis di Blog

Syair dan puisi